Dari Mootinelo hingga Molonggota,  Bupati Thariq Modanggu Hadirkan Harapan Lewat Rumah Sejahtera BAZNAS

SPIRIT ERA, [GORONTALO UTARA] –Sebuah rumah bukan sekadar bangunan berdinding dan beratap. Bagi keluarga yang lama mendambakan hunian layak, rumah adalah tempat menata kembali harapan, merawat kebersamaan, dan memulai kehidupan yang lebih baik.

Harapan itulah yang tergambar dalam penyerahan kunci Rumah Sejahtera bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gorontalo Utara oleh Bupati Thariq Modanggu kepada warga penerima manfaat di Desa Mootinelo, Kecamatan Kwandang dan Desa Molonggota Kecamatan Gentuma Raya, Kamis [22/10].

Program ini memperlihatkan bagaimana dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, melalui sinergi pemerintah daerah dan BAZNAS.

Bagi Thariq, bantuan rumah bukan semata-mata urusan menyediakan tempat berteduh. Ia berharap rumah yang diserahkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi keluarga, tempat beribadah, serta awal untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera.

“Rumah ini bukan hanya tempat tinggal dan tempat usaha, tetapi harus menjadi tempat ibadah juga. Kalau kita bersyukur, insyaallah nikmat kita akan ditambah,” tutur Thariq saat penyerahan bantuan di Mootinelo.

Di balik bantuan tersebut, Bupati juga menyoroti persoalan mendasar dalam penyaluran program sosial, yakni ketepatan data penerima. Ia meminta pemerintah desa dan kecamatan memastikan pendataan serta verifikasi dilakukan sesuai kondisi riil masyarakat, agar warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan.

Menurutnya, pembenahan dan pemutakhiran data, termasuk data desil masyarakat, menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyaluran bantuan yang adil dan tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Gorontalo Utara, Rahmad Dj. Kasim, menjelaskan bahwa salah satu unit rumah di Molonggota dapat diselesaikan dalam waktu 28 hari dengan anggaran sekitar Rp42 juta. Program tersebut juga menyentuh kebutuhan lain penerima manfaat, termasuk dukungan pendidikan bagi anak dari salah satu keluarga penerima bantuan.

Dari Mootonelo hingga  Molonggota, penyerahan rumah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial akan terasa lebih bermakna ketika sampai kepada mereka yang membutuhkan. Bukan hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga membuka kesempatan bagi keluarga untuk hidup lebih layak, tenteram, dan memiliki harapan akan masa depan.[*]

Hans Pieter Mahieu

Sumber: Kominfo Gorontalo Utara