Tim Kerja Daerah PENAS XVII Bergerak dengan Kemampuan Sendiri

(SPIRIT ERA), GORONTALO – Tim Kerja Daerah, petugas penghubung (LO), dan pengurus KTNA Provinsi Gorontalo menggelar rembug evaluasi dan konsolidasi persiapan Pekan Nasional (Penas) Tani-Nelayan XVII Tahun 2026.

Rembug rutin mingguan itu berlangsung di Sekretariat Bersama Panitia Penas XVII  yang berada di kawasan Pentadio Resort pada Ahad (10/5/2026).

Rembug ini menjadi bagian penting untuk mempercepat kesiapan pelaksanaan Penas pasca kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Gorontalo.

Dalam pertemuan tersebut, semangat kerja swadaya Tim Kerja Daerah menjadi sorotan utama karena terus bergerak mempersiapkan berbagai kebutuhan kegiatan meski dengan keterbatasan fasilitas dan ketiadaan dukungan anggaran.

Ketua KTNA Provinsi Gorontalo, H. Ardjun Mogulaingo, SH menegaskan, kekuatan utama persiapan PENAS saat ini terletak pada semangat kebersamaan dan kerja sukarela seluruh tim.

“Tim Kerja Daerah bekerja dengan semangat swadaya demi menyukseskan PENAS XVII. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi kebanggaan Gorontalo yang harus kita sukseskan bersama,” ujarnya saat memimpin rembug.

Berbagai hal strategis dibahas dalam rembug, mulai dari pembagian tugas LO, kesiapan lokasi, akomodasi peserta, sistem komunikasi, hingga pengamanan kegiatan.

Ardjun menyebut, seluruh kendala lapangan dievaluasi bersama agar penyelesaiannya dapat dilakukan lebih cepat dan terarah. Selain itu juga untuk memastikan progres Tim Kerja Daerah.

“Selain memastikan progres Tim Kerja Daerah, Kami juga hendak memastikan berbagai kekurangan dan kendala di lapangan agar secepatnya dapat dicarikan solusinya,” imbuhnya.

Dia menegaskan, Penas XVII, adalah pertaruhan nama baik daerah. Oleh karena itu, sangat perlu dipastikan berbagai kekurangan dan kendalanya.

“Nama baik Gorontalo dipertaruhkan pada Penas XVII ini,” katanya menegaskan.

Saat memimpin, rembug Ardjun didampingi Sekretaris KTNA Provinsi Gorontalo, Darwin Hamzah Tolinggi dan Bendahara Maruwiyyah Hassan.

(Hans Pieter Mahieu)